logo

YouTube    Facebook    Twitter
Nama Produk :  
 
   
 
 

Kembali ke halaman sebelumnya
 
15-Jan-2021
Pelaksanaan Belajar-Mengajar di masa Pandemi Covid19
 
 

Hampir genap satu tahun masa pandemi Covid19 di Indonesia! Masa yang banyak memakan korban jiwa. Kematian dan kesembuhan yang berkaitan dengan virus Covid19, bergiliran datang silih berganti. Karena ini, pemerintah sampai-sampai harus mengeluarkan aturan yang mewajibkan masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan tertentu, demi menekan penyebaran virus.

Terutama hal kematian: adalah kematian dalam kesendirian, tidak ada kerabat mendampingi secara fisik, kecuali petugas khusus. Sungguh mengharukan. Sendiri, sakit,  meninggal dan dikebumikan di tempat khusus. Hanya doa dari tempat jauh mengiringi semua itu.

Bagi mereka yang berhasil melewati masa kritis oleh sebab virus ini dan dinyatakan terbebas dari infeksi virus, bukan tidak mungkin akan terjangkit kembali. Pengabaian protokol kesehatan yang diwajibkan oleh pemerintah, dapat menjadi pemicu kembalinya virus menginfeksi.

Masa pandemi virus Covid19 mempengaruhi hampir semua aspek kehidupan. Kewajiban-kewajiban yang tertera di dalam protokol kesehatan, banyak merubah tingkah laku anggota masyarakat dalam melakukan kegiatannya sehari-hari. Yang paling ketat adalah: larangan keluar rumah, jika tidak ada kepentingan sangat mendesak. Kita bersama berdoa agar masa pandemi ini cepat berlalu.



Salah satu aspek penting yang terganggu dengan adanya pandemi Covid19 adalah aspek pendidikan, khususnya kegiatan bersekolah. Bersekolah yang dalam artian datang ke gedung sekolah, masuk ke kelas dan berkumpul bersama teman dan guru, menjadi tiada dan menghilangkan aspek sosialisasi pergaulan antar pelaksana kegiatan belajar-mengajar. Bersekolah dewasa ini menjadi kegiatan yang dilaksanakan di kediaman masing-masing, dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi jaringan komunikasi "jaman now". Sekolah "on-line", belajar secara daring (dalam jaringan) adalah hal yang menyusul setelah adanya "work from home" (dan belanja "on-line").

Kegiatan belajar-mengajar harus tetap berjalan, apapun caranya. Penyampaian ilmu-ilmu tidak boleh terganggu oleh pandemi! Karena itu, dengan memberdayakan kekuatan jaringan komunikasi saat ini, kegiatan belajar-mengajar, seminar-seminar dan pelatihan-pelatihan, bahkan upacara kelulusan siswapun, dirancang untuk dilaksanakan secara daring.

Pudak Scientific, sebagai produsen alat peraga pendidikan dan juga pelaksana pelatihan-pelatihan bagi para guru, peminat pendidikan, bahkan masyarakat umum, juga mengikuti "trend" daring ini. Seminar "on-line", pelatihan daring dan beberapa demonstrasi berbagi ilmu, telah dilaksanakan. Kegiatan dan interaksi dilaksanakan secara visual saja.

Beberapa waktu yang lalu, ketika belum ada pandemi Covid19 dan ketika kegiatan pelatihan dilaksanakan secara tatap muka secara langsung di Pudak Training Center, Bandung - Jawa Barat, ada banyak yang ingin turut serta, namun terkendala oleh jarak yang jauh dari tempat mereka. Bahkan ada calon peserta yang berdomisili di luar pulau Jawa. Menyangkut hal ini, ada beberapa institusi pendidikan yang meminta, agar pelatihan dapat dilaksanakan di lokasi mereka. Kami berusaha untuk mengabulkan permintaan tersebut dan telah beberapa kali melaksanakan kegiatan pelatihan di luar lokasi kami, di antaranya di pulau Batam, Kalimantan, Sumatera. Namun saat sekarang, dengan adanya pandemi yang memaksa semua orang untuk diam di tempat masing-masing, dan yang menyebabkan adanya "trend" daring ini, masalah "lokasi pelaksanaan pelatihan atau lokasi seminar yang jauh", secara tidak disengaja, teratasi. Ada hikmah di balik pandemi?

Tim kami telah berusaha sebaik mungkin untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar secara daring ini, baik itu dalam bentuk seminar maupun pelatihan dan peragaan. Penggunaan peralatan dan waktu serta pemilihan materi akan dipersiapkan lebih cermat agar pada saat penyampaiannya dapat berlangsung secara efektif dan efisien dan kami harapkan pencapaian akhir yang maksimal untuk setiap kegiatan. Namun ..., ada keseruan yang hilang manakala kegiatan dilaksanakan secara daring, yaitu pelaksanaan prkatikum yang menggunakan peralatan. Praktikum dilaksanakan sebagai ajang pembuktian teori-teori yang sebelumnya diberikan oleh pembicara. Peserta pelatihan biasanya dibagi menjadi beberapa kelompok. Tentunya akan ada persaingan yang sehat di antara kelompok pelaksana praktikum, inilah keseruan yang hilang. Dalam pelaksanaanya, praktikum ini, selain memberikan kesempatan untuk menggunakan peralatan yang memadai, juga memberikan kesempatan untuk saling mengenal, saling tukar ilmu dan pengalaman di antara semua pelaksana kegiatan.


Dengan kegiatan pelatihan secara daring, jumlah peserta bisa menjadi lebih banyak. Kami membatasi jumlah partisipan sebanyak 250 peserta, namun ternyata kuota tersebut nampaknya masih kurang. Kami terkejut dengan adanya antusiasme para guru yang tetap tinggi untuk turut serta dalam pelatihan-pelatihan maupun seminar-seminar. Cukup banyak kekecewaan yang muncul dari calon peserta karena terlambatnya mereka mendaftarkan diri dan cepatnya kuota terisi penuh. Hal ini tentu menjadi salah satu pertimbangan bagi tim pelatihan kami untuk merancang kegiatan daring ini agar tidak ada pihak yang merasa dikecewakan lagi. Semoga dalam tahun 2021 ini, kegiatan dalam bentuk daring akan lebih baik lagi, baik ditinjau dari segi teknis persiapan maupun dari segi pelaksanannya.


Semoga pandemi Corona19 segera berlalu dalam waktu dekat. Dengan berlalunya masa pandemi, semoga aspek pendidikan, juga aspek lainnya, yang telah sangat terganggu, akan kembali berjalan seperti sediakala. Semoga.

 
 
Kembali ke halaman sebelumnya
 
 
PHT 320
PHT 321
PHT 322
PHT 310
PT 970232R
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Home | About Us | Products | News | Events | Gallery | Support | Download Area | FAQ | Contacts | Sitemap
 
 
developed by it works! studios