Hari Sabtu, 1 November 2014 yang lalu Pudak Scientific mengadakan pelatihan bagi guru-guru yang akan membimbing siswa-siswinya menghadapi ujian praktik (Practical Test) Cambridge IGCSE (International General Certificate of Secondary Education)/O – Level untuk mata pelajaran Fisika. Pembicara utama pada pelatihan ini adalah Dr. Philips N. Gunawidjaja, dosen fisika Universitas Katolik Parahyangan Bandung.
Peserta pelatihan ini adalah guru-guru dari sekolah yang menerapkan kurikulum Cambridge di Kota Bandung, yaitu SMPK 1 Penabur, SMPK Penabur Singgasana, SMPK Trimulia, dan SMAK Trimulia, dan seorang guru dari Filipina.
Melalui pelatihan ini guru sebagai pembimbing diharapkan mengetahui pengerjaan soal ujian praktik dalam waktu tertentu, mampu merakit alat praktikum yang nantinya akan dihadapi oleh siswanya, serta mengetahui metode penilaian Practical Test.
Karena kurikulum Cambridge adalah kurikulum berbahasa Inggris, agar konsep soal ujian lebih mudah dipahami, kegiatan penjelasan materi, praktikum alat, dan diskusi pada pelatihan ini dilakukan dalam bahasa Inggris.
Sesi pertama pelatihan ini adalah pengenalan Kurikulum Cambridge, pengenalan Paper 3 (O-Level) dan Paper 5 (IGCSE) pada Practical Test, dan pengambilan data pada alat ujian Cambridge yang tersedia.
Dalam pelatihan ini para peserta juga dilakukan praktikum, yaitu:
- Menentukan massa penggaris 50 cm.
- Menentukan panjang fokus (titik api) sebuah lensa.
- Mengukur disipasi daya listrik pada susunan rangkaian hambatan.
- Mengukur nilai daya yang hilang pada air dalam gelas kimia pada waktu tertentu.
Cara pemasangan alat dan cara penilaian pada ujian Practical Test dijelaskan oleh Dr. Philips N. Gunawidjaja di sesi kedua.
Kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan soal Practical Test pada Paper 5 (IGCSE). Pada kegiatan ini peserta diajak untuk merakit alat percobaan yang sesuai dengan ujian Cambridge, serta menganalisis datanya. Alat eksperimen yang dirakit oleh peserta adalah praktik menyelidiki nilai resistansi sebuah kapasitor dan meyelidiki pemantulan cahaya menggunakan cermin datar.
Kegiatan terakhir adalah demonstrasi alat percobaan sains berbasis komputer yang dijelaskan oleh tim dari Pudak Scientific. Percobaan sains berbasis komputer ini memudahkan penggunaan perangkat berbasis sensor untuk praktik fisika.